“Persidangan dimulai!” seru seseorang yang dipercaya menjadi pembawa acara persidangan terbuka yang mengguncangkan tanah kerajaan Eilaxia ini. Ardolph, Mayla, dan Axton yang duduk di kursi tinggi di tempat berupa singgasana, tanpak tidak menampilkan ekspresi yang berarti. Meskipun ketiganya dikenal sebagai sosok ramah yang penuh kasih, ketiganya tentu saja memiliki ekspresi serius yang tentu saja harus mereka gunakan di saat-saat tertentu seperti saat ini. Ardolph pun memulai persidangan. “Kalian semua yang hadir dalam persidangan saat ini, pasti sudah tahu mengapa persidangan kali ini dilaksanakan. Benar, persidangan terbuka yang sangat jarang terjadi ini, harus dilaksakan karena kabar pemberontakan yang dilakukan oleh Nyonya Duchess Baxter. Lebih tepatnya, bukan hanya kabar pemb

