Paradigma

1337 Words

“Tidak bisa ku percaya! Aku pikir Arnav bisa menerimaku lagi, dan aku sudah berhasil mempengaruhi istrinya untuk itu. Tapi ternyata tidak ada yang berubah.” Selepas pulang dari kediaman Arnav, Chyntia benar-benar menumpahkan seluruh kekesalannya di dalam mobil. Hal itu tentu di dengar oleh George dan juga putrinya Louisa. Mereka tidak berkomentar karena masing-masing sudah memiliki paradigma mereka sendiri. “Sayang, sudah aku katakan padamu bahwa kau terlalu tergesa-gesa dalam hal ini. Putramu itu, bukan tipe orang yang lembut seperti Arsene. Jadi setidaknya kita harus melakukannya dengan sangat perlahan,” jawab George dari posisinya yang sedang mengemudi. Sementara Chyntia duduk di sebelahnya dan beberapa kali terdengar mendecakan lidah. “Aku tahu, George. Aku tahu. Tapi aku hanya pun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD