Arnav bergerak sedikit mundur dan mengangkat tubuh istrinya keatas, sehingga istrinya kini berbaring secara vertikal. Pinggulnya yang terangkat ke atas, dan bagian bawahnya yang terekspos bebas pada Arnav. Dia meraih pergelangan kaki sang istri dan meletakannya di bahu. Milik istrinya sudah sangat basah. Arnav tidak bisa menahan erangannya sendiri ketika dia mulai memberikan jilatan disana secara perlahan. Arnav tidak mengalihkan sedikitpun pandangan matanya pada sang istri, menyaksikan setiap reaksi yang istrinya buat. Membakarnya dengan penuh gairah tiap kali Raellyn tersentak karena sedikit jilatan yang dia berikan kepada sang pasangan jiwa. Raellyn sendiri memfokuskan dirinya kepada Arnav, matanya yang di penuhi oleh kabut birahi karena seluruh kenikmatan yang dia terima dari Arnav. M

