Rombongan tamu yang terdiri dari seorang pria dan dua orang wanita di persilakan masuk oleh Mrs. Maddy ke dalam rumah. Mereka tampak diam-diam mencela ketika langkah kakinya di injakan di sebuah ruang makan yang berwarna hitam dan gold. Tamu pria, yang berusia kurang lebih memasuki kepala lima dengan tubuh yang cenderung gemuk, tampaknya merasakan ketidaksukaan penuh kepada Mrs. Maddy selaku kepala pelayan di kediaman Arnav. Sebab begitu Mrs. Maddy mengatakan pada mereka bahwa Arnav sedang tidak di rumah dia sedikit melemparkan lirikan protes. Sekalipun bukan selayaknya seorang tuan yang berani memperlakukan bawahan dengan kehinaan, tapi lebih pada seseorang yang tidak berdaya dan memohon pengertian. Dengan nada yang sedikit memohon pria itu kembali melirik ke arah istrinya yang adalah ibu

