Familiar

2014 Words

Ardan yang menjadi muazin tentu saja direkam oleh Ferril. Hahahaha. Ya senang karena akhirnya Ardan berani. Sebetulnya kan kalau mau belajar, tak ada salahnya kok. Wong Ferril dan yang lain juga dalam proses belajar itu. Tak langsung bisa benar. Tapi ya di antara semua orang, tentu saja papanya yang paling bangga. Padahal sebagai orangtua, Wira tak pernah menuntut apapun sih. Ya kan anak itu anugerah. Urusan akhirat saja rumit kok mau ditambah apalagi? Yang penting anaknya masuk surga saja sudah sangat bersyukur. Mereka pulang ke rumah aisha. Ya kalau para sepupu Ardan sih yang bisa muat masuk mobil Ardan sudah pasti ikut. Ini nih yang membuat heboh. Hahahaha. Ferril dan Adit sudah berteriak-teriak dari kejauhan kalau Ardan pulang. Para perempuan yang baru selesai solat kompak berlarian.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD