Misi (Part 3)

3026 Words

Keributan dengan Rain akhirnya dipisahkan oleh suara pemberitahuan kalau mereka harus masuk ke dalam hutan dan menuju markas sekarang. Entah apa yang terjadi, yang jelas mereka semua terdiam di sepanjang jalan. Tak ada yang bersuara. Penasaran iya. Was-was iya. Khawatir apalagi. Tak ada yang bisa menerka apa yang terjadi di dalam sana. Mereka tak tahu kalau Ferril sedang melakukan negosiasi. Tentu saka untuk memuluskan tujuannya sedari awal ke sini kan? "SIAGA!" Itu suara Farrel kerika mereka berhenti tak begitu jauh dari markas. Sebenarnya mereka sedang mengepungnya sih. Masing-masibg orang buru-buru keluar dengan s*****a yang mana masing-masing mulut pistol terarah ke markas itu. Jadi kalau terjadi sesuatu dengan Ferril, mereka bisa bergerak dan menembak siapa saja. Ini jelas keteg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD