Bagian Dua Puluh Sembilan

1006 Words

*** "Kenapa istri kamu? Mau gibahin sikap aku tadi?" Bertanya dengan raut wajah santai, itulah yang Flora lakukan, setelah Altariga yang beberapa menit lalu berpamitan menemui Gisella di luar, kembali menghampirinya. Tidak datang bersama sang istri, Altariga kini sendirian. Entah ke mana Gisella, Flora tidak tahu dan tidak peduli. Namun, untuk apa yang dibicarakan pasangan suami istri tersebut di belakangnya, dia penasaran. "Enggak," jawab Altariga, sambil menarik kursi di depan Flora. "Gisella panggil aku buat pamitan. Dia katanya mau pulang duluan karena males berdebat sama kamu." "Serius istri kamu ngomong kaya gitu?" tanya Flora tidak habis pikir. "Yang daritadi ngajak ribut tuh istri kamu lho, bukan saya. Kenapa sekarang dia bicara seolah saya yang suka cari gara-gara?" "Entahl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD