Bagian Delapan Puluh Lima

1004 Words

*** "Jordy ada yang nyerang di rumah sakit, dan kondisinya sekarang kritis." Tanpa aba-aba, ucapan tersebut Altariga lontarkan di tengah kegiatannya menyisir rambut. Tidak bermonolog, dia berbicara dengan Gisella yang saat ini duduk di tepi kasur. Bukan sekadar mengadu, Altariga berucap demikian karena punya tujuan yaitu; mengamati reaksi sang istri, karena kecurigaan tentang Gisella yang mungkin ada di balik celakanya Jordy, kini bersemayam di dalam hatinya. "Kenapa bilang ke aku?" tanya Gisella, tanpa beralih dari ponsel. "Ya karena kamu istri aku," ucap Altariga. "Bukannya kamu selalu bilang pengen dilibatin dalam hal apa pun." "Iya sih," ucap Gisella. Tanpa ada kepanikan di raut wajah, dia menyimpan ponselnya lalu menoleh. "Terus gimana sekarang kondisinya?" "Kritis," ucap Altar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD