*** Selesai makan siang bersama, Arutala mengeluh ngantuk, sehingga dalam perjalanan menuju butik, bocah lima tahun itu terlelap. Sebenarnya—karena kasihan pada sang putra, Flora sempat berniat mengantar dulu Arutala pulang ke rumah. Namun, karena takut sang putra merengek ketika bangun, keputusan untuk membawa Arutala ke butik, diambilnya. Selain itu, Flora juga harus menemui tamunya yang kata Septi menunggu di butik, sehingga jika dia mengantar dulu Arutala, sang tamu mungkin akan menunggu terlalu lama. "Ah, akhirnya sampe." Empat puluh menit di jalan, mobil yang Flora kendarai akhirnya sampai di parkiran butik. Turun setelah memastikan Arutala masih terlelap, Flora memanggil satpam yang kemudian dia minta untuk menggendong sang putra. "Langsung bawa ke ruangan saya ya, Pak. Di san

