Bagian Lima Puluh Dua

1052 Words

*** "Altariga ... dia ada apa telepon?" Bertanya dengan suara parau, Flora beringsut perlahan setelah di ponsel yang barusaja diambilnya dari atas meja nakas, dia mendapati beberapa panggilan tidak terjawab dari Altariga. Entah ada apa pria itu menghubunginya beberapa kali, Flora tidak tahu. Namun, yang jelas setelahnya dia memutuskan untuk menghubungi balik papi kandung putranya itu. Duduk bersila di kasur dengan kesadaran yang belum terkumpul sepenuhnya, Flora menunggu panggilan dijawab, hingga setelah beberapa detik berlalu, Altariga menjawab telepon. "Halo, Flora." "Kamu ada apa telepon saya beberapa kali?" tanya Flora. "Saya ketiduran tadi setelah teleponan sama kamu. Jadi hp bunyi pun enggak kedengeran. Nyenyak banget soalnya." "Bukan sesuatu yang urgent, tapi cukup penting,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD