Bagian Empat Puluh Enam

974 Words

*** Mendapat ajakan untuk keluar di tengah kegiatannya menangis, Flora menolak. Bukan karena tidak suka terhadap tawaran dari Altariga, alasannya menolak adalah Arutala. Meskipun kata Altariga, Arutala terlelap setelah mandi dan berganti baju, Flora tetap tidak akan tenang jika pergi tanpa berpamitan, karena ketika nanti Arutala bangun, sang putra pasti akan mencarinya. "Es batu lumayan bikin sakit lho kalau dikenain terus menerus ke mata secara langsung. Awas iritasi." Meskipun menolak ajakan untuk mencari angin, Flora tetap keluar dari kamarnya, lalu duduk di bangku taman kecil yang ada di belakang rumah. Tidak sekadar duduk, dia juga berkegiatan yaitu; mengempaskan kedua mata sembabnya dengan es batu. Tidak sendirian, Flora ditemani Altariga yang langsung mengikutinya setelah dia t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD