Bagian Dua Puluh Dua

1009 Words

*** Malam hari datang, Asta berkunjung ke rumah Flora seperti yang sudah dijanjikan. Tidak datang dengan tangan kosong, pria itu membawa mainan juga makanan untuk Arutala seperti biasa. Tidak ada yang berbeda, kegiatannya ketika datang adalah; makan malam bersama kemudian bermain dengan Arutala, hingga setelah sang calon putra sambung terlelap, Asta yang semula berada di kamar Arutala, memenuhi ajakan Flora untuk pergi ke balkon lantai dua. Sampai di sana, Asta mendapati sang kekasih di salah satu kursi yang tersedia. Duduk bersebelahan dengan meja, dia juga mendapati dua cangkir kopi juga sepiring kue. "Segar ya anginnya. Bintangnya juga banyak," ucap Asta—membuat Flora yang semula memandang ke arah lain, beralih padanya. "Eh," ucap Flora kaget. "Arunya udah tidur?" "Udah barusan,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD