42

1282 Words

Setelah itu Rania dan Aldo masih menikmati makanannya tanpa memperdulikan siswa/i yang sedang membicarakan mereka. "Rania matre juga, ya" "Padahal bokapnya kaya, tapi masih aja matre" "Tau, malah morotin orang" "Yang diporotin cogan gue lagi" "Cogan gue!" "Atau.. Rania itu anak angkat doang?" Rania menghembuskan nafasnya dengan kasar, ia melirik satu persatu orang yang membicarakannya. "Ekhem.." Aldo berdehem dengan sedikit keras, membuat siswa/i yang membicarakan Rania tiba-tiba bungkam Rania kembali melirik siswa/i yang membicarakannya tadi, ia kemudian tersenyum puas. Saat ini yang membela Rania adalah salah satu siswa berprestasi dan terkenal disekolah, jadi wajar saja orang-orang yang membicarakannya seketika bungkam. "Udah, buruan makan" ucap Aldo Rania menggelengkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD