30

905 Words

SEKOLAH, 09.37 wib KANTIN      Rania duduk bersama sahabat-sahabatnya. Ia memakan jajanan favoritnya, bakso.  "Lo tadi malem dimana?" ucap Devan Rania menaikkan kedua alisnya, "hmm? Dirumahlah, b**o. Lu kata gue dimana coba" ucapnya  "Trus, kenapa lo ga bales chat gue, b*****t" ucap Devan seraya merangkul Rania yang berada disampingnya "Penting banget emang?" ucap Rania kembali memasukkan sesendok bakso ke dalam mulutnya "Ya pentinglah. Gue kan prioritas lo" ucap Devan sambil menaik-turunkan alisnya, percaya diri a.k.a PD. Sama aja sih, biawak. Uhuk.. Rania tersedak, ia segera meraih minumannya.  Gleg.. Tuk. Rania kembali meletakkan gelas minumannya. "Dih, n*****a nih pasti" ucap Rania Refleks, Devan menoyor jidat Rania. "Sembarangan lu, setan" ucapnya "b*****t!" ucap Rania

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD