19

2023 Words

“Kau harus kembali ke Kanada dalam waktu dekat ini karena sudah lama tidak ada yang mengontrol langsung perusahaan di sana. Alan yang akan menangani perusahaan di sini.” Ujar Antonio di tengah acara sarapan mereka. Emma yang tadinya benar-benar menikmati sarapannya, seketika mengangkat kepala dan melihat suaminya, kemudian memutar kepalanya untuk melihat reaksi Adkey. Anaknya itu juga menghentikan kunyahannya dan menatap Antonio dengan kernyitan yang tercetak jelas di keningnya. “Kenapa tiba-tiba seperti ini? Bukankah sekarang sedang sibuk-sibuknya dengan proyek pembangunan pabrik baru di sini?” tanya Adkey tak mengerti jalan pikiran Antonio. Ia jelas tahu kalau dirinya masih sangat dibutuhkan untuk mengatasi kesibukan itu karena Alva yang masih melarat di luar sana. Ia meneguk minum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD