Arga menggerutu kesal. Sungguh sangat merepotkan membersihkan semua kekacauan yang diakibatkan oleh sahabatnya. Bagaimana tidak, Arga yang sudah capek bekerja seharian tiba-tiba harus merawat atasan plus sahabatnya sendiri yang sedang dilanda kesedihan. Belum lagi saat Ryan muntah karena terlalu banyak minum, membuatnya harus rela membersihkan semua seprei yang dikotori oleh Ryan. Belum lagi membersihkan semua pecahan gelas dan botol minuman yang berserakan di lantai. “Kamu benar-benar menyebalkan. Bisa-bisanya kamu membuatku repot begini,” omel Arga mendengus kesal sambil melirik Ryan yang terlelap damai di ranjangnya. Walaupun begitu, Arga terus membersihkan kamar Ryan. Setelahnya, baru ia menuju ke ruang tamu lalu merebahkan tubuhnya di sofa yang ada di sana. Mau tidak mau, Arga har

