Bu Ita sudah jalan kaki menuju ke gedung taman kanak-kanak tempat dimana Nurlaila mengajar. Sebenarnya deo ketar-ketir di tempatnya. Dia takut kalau sang ibu bilang ke rekan kerja Nur kalau dia adalah calon mertuanya. Pasti rekan kerja Nur akan kaget dan memberitahukan yang sesungguhnya kepada Bu Ita bahwa Nur adalah perempuan yang sudah bersuami. Ah, tapi dia hanya bisa berdoa saja semoga semuanya baik-baik saja. Dia harus berbicara kepada Deva. Rasanya Dia ingin menonjok laki-laki itu karena sudah menyia-nyiakan perempuan yang dia sayangi. Tapi dia tidak bisa karena sampai saat ini dia masih pura-pura tidak tahu bahwa Deva adalah suami sah Nur. "Ada apa, De?" tanya Deva kepada Deo yang saat itu sedang berdiri di samping mobil. Sementara Deva tidak mempersilakan Deo masuk biar enak

