Diam-diam, ada yang sedang mengamati Nurlaila dari dalam rumah. Mereka memperhatikan gerak-gerik sang istri dengan sangat detail. Kan dia tahu ketika istrinya menggerakkan bibir saat mau melajukan motornya lalu menelungkupkan kedua tangannya ke muka tanda bahwa perempuan itu sedang berdoa ketika mau pergi. Nyess. Hatinya serasa adem waktu itu. Entahlah. Hatinya memang benar-benar rese. Bisa-bisanya dia membandingkan Nurlaila dengan Silvia yang mau makan pun tidak pernah berdoa. Dalam hati dia berfikir, gimana kalau mereka punya anak nanti? Dia ingin memiliki anak yang sholeh dan sholehah, yang agamis. Kalau ibunya seperti Silvia, mungkinkah itu terjadi? Bahkan Silvia saja jarang berdoa sebelum melakukan aktivitas. Laki-laki itu membuang nafas kasar, kemudian menggetok kepalanya sendi

