Chapter 28

1032 Words

“Terima kasih,” ucap Angel tersenyum tipis pada Isabel. “Tidak ada masalah. Sudah lama tak bertemu, sudah hampir sebulan sejak aku membantumu saat itu. Apakah kamu mau aku ajak minum?” ucap Isabel basa-basi. Angel mengangguk setuju dan pergi bersama Isabel ke sebuah kafe. Isabel memandang Angel. “Kamu sudah tahu beritanya tentang mereka akan bertunangan, kan?” Angel berkata dengan ekspresi sedih. Isabel mengangguk sambil tersenyum tipis. “Pantas saja matamu bengkak,” ucap Isabel. Mendengar itu, Angel tertawa dan kemudian bertanya dengan tenang. “Ah benar, bagaimana kerja sama antara kamu dan Andre, jangan bilang kamu benar-benar deal,” ucap Angel. “Bekerja sama dengannya?” tanya Isabel mengangkat cangkir kopi dan menyesapnya kemudian meletakkannya kembali. “Tentu saja tidak, ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD