Chapter 25

1011 Words

“Terima kasih dokter,” ucap Lilac berterima kasih pada dokter tersebut. Dokter tersenyum kemudian pergi meninggalkan mereka berdua. “Marcel tolong urus administrasi Angel di rumah sakit ini,” ucap Lilac meminta Marcel untuk mendaftarkan pasien atas nama Angel tersebut. Pria itu segera pergi dan mengunjungi tempat pendaftaran. Lilac masuk ke ruangan dan dia melihat di ranjang rumah sakit Angel hanya terbaring lemah. Dia sangat merasa sakit melihatnya, dia kasihan padanya. Lilac memegang tangan Angel sambil mengucapkan sesuatu kepada gadis itu. “Angel, apa kamu tahu aku sangat panik tadi badanmu terlalu panas. Kamu benar-benar membuatku membenci sekaligus mencintaimu, bagaimana bisa kamu memperlakukanku seperti itu? Kamu tahu aku sangat merindukanmu?” ucap Lilac. Marcel buru-buru melangkah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD