Jangan Mas

1016 Words

Bastian mengembuskan napasnya berat, sore itu dia pulang dengan raut wajahnya yang tampak masam. Sepertinya pekerjaannya di kantor tidak berjalan baik, dan itulah yang kemungkinan membuat Bastian terlihat diselimuti amarah. Sesampainya di rumah, Bastian langsung memarkirkan mobilnya asal. Kemudian, ia keluar dari dalam mobilnya dan melangkah masuk ke dalam rumah. Namun, saat membuka pintu rumah tersebut, Bastian dibuat heran karena pintu rumahnya tidak terkunci. Padahal dia ingat dengan sangat jelas kalau tadi pagi—sebelum dia berangkat ke kantor—Bastian telah mengunci pintu rumahnya itu rapat. Awalnya Bastian berpikir jika rumahnya mungkin telah dibobol pencuri. Tapi, itu hal yang sangat mustahil, karena penjagaan keamanan di kompleks perumahannya sangat ketat, bahkan CCTV ada di mana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD