Hari ini sekolah berjalan seperti biasa. Bedanya, kali ini Febri sama sekali tidak merasakan semangat apa pun. Ia merasa malas. Pikirannya kacau. Dia juga merasa marah dan kesal pada Erina. Mengapa ia tega mengiriminya foto seperti itu? Febri merasa kesal pada siapa pun yang dilihatnya saat ini, walaupun orang itu tidak memiliki kesalahan apa pun padanya. Jangan tanya kenapa, karena tiba-tiba saja ia ingin mengamuk. Papski, Mamski, dan Tika saja sudah kena sembur kekesalan Febri tadi pagi di meja makan. Tiba-tiba saja, Febri keluar dari kamarnya dengan wajah yang ditekuk-tekuk. Ia menarik salah satu kursi meja makan dengan kasar. Lalu, makan dengan sendok yang terus berdentingan dengan piring. Membuat Mamski bising mendengarnya. Di mobil, Febri sama sekali tak menghiraukan perkataan Pap

