Gara-gara Mas Panca, kami berdua jadi sama-sama flu. Padahal aku sudah mengingatkan sejak awal. Tapi dia masih tetap bersikeras untuk berada di dekatku. Hari ini adalah hari ketiga kami sama-sama meler, walaupun sudah agak mendingan. Hidungku dan hidungnya memerah karena sering diusap saat mengeluarkan cairan. Selama beberapa hari ini, kami bergantian bercerita tentang masa lalu masing-masing. Mas Panca menceritakan tentang dia dan Alika, sementara aku menceritakan tentang Devan. Mas Panca punya dua sahabat sejak SMA, Alika dan Kaka. Saat kuliah mereka berbeda kampus, di mana Alika dan Kaka berada di kampus yang sama. Kaka dan Alika pacaran saat masa kuliah. Karena kampus mas Panca dan mereka berada di kota yang berbeda, mereka jadi kurang akrab. Setelah sama-sama tamat kuliah, mereka

