10

1853 Words

Ternyata apa yang Livia katakan benar. Mereka sedang merajut saat pintu diketok. Tak lama, Robinson dan Salvatore datang membawa tumpukan kardus.  "Untuk anda Miss." Livia mengenyit bingung. Ia tambah bingung saat salah satu kardus bergerak. Para wanita berdiri di belakang Sophie. Sementara Livia membukanya, ia terdorong ke belakang tiba-tiba saat sesuatu menubruk tubuhnya dan..menjilatnya?? Ia menatap Dolphie, anjingnya yang baru keluar dari kardus dengan semangat dan menggoyangkan ekornya. Livia terdiam lama sebelum menyeringai. "Dolphie!! Kau datang!" Dolphie mengangguk. Ia turun dari tubuh Livia sehingga Livia dapat duduk dan memeluk lehernya. Livia mengelus lehernya. Ia mencium Dolphie berulang kali, "Aku yakin mereka pasti mengirimmu. Apa lagi ya yang mereka kirim?" Livia membuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD