Maheswati 26

833 Words

"Maaf Mas, bukan bermaksud intervensi rumah tangga ipar. Kalau bukan karena keponakanku yang terus-terusan neror, aku nggak mungkin ada di sini hehehehe!" Hakim mengernyit tak paham. Di depannya sudah ada Sefia yang mengunjunginya saat jam istirahat kantor. "Ku dengar Hesa pergi dari rumah." "Oh, Jinan ngasih tahu kamu?" "Jinan bilang katanya Papanya cuek-cuek aja saat Bundanya pergi." Hakim berdecak. "Anak kecil kamu dengar!" "Ada masalah apa Mas? Aku berharap semoga nggak berlarut. Kudengar Hesa juga nggak mau lagi menyusui si kecil. Benar begitu?" "Sedikit salah paham." "Kenapa?" Hakim menghela napas lelah. "Ada pokoknya!" "Ku pikir Hesa kena baby blues, secara usianya masih muda kan Mas. Yang udah cukup umur aja biasa kena baby blues." "Baby blues?" "Semacam syndrome pera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD