Dua Puluh Dua

806 Words

"i***t! Bagaimana bisa kamu muncul seenaknya seperti itu?! Dan parahnya lagi, kamu meninggalkan pistolmu di sana!" Alise menghardik Lusi yang tengah duduk di kursi kerjanya.   "Aku marah, Alise! Aku cemburu melihat suamimu dengan Misha! Aku tidak suka melihat Misha dengan yang lain!" Balas Lusi membentak Alise. Iya, Lusi marah, dia cemburu. Tidak boleh ada yang dekat dengan Misha kecuali dirinya.   Alise memijat pangkal hidungnya pusing. "Kamu benar-benar sudah gila, hah! Itu bukan perasaan yang wajar, Lusi!" Bagaimana tidak marah, Lusi baru mengatakan jika dirinya frustrasi ditinggalkan Misha, karena tidak lain memang Lusi menyalah artikan perasaannya.   Lusi beranjak dari duduknya menatap tajam Alise. "Aku mencintainya Alise! Aku tidak rela Misha pergi dariku-"   "LUSI!!!" Benta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD