Selepas menyelesaikan administrasinya di kampus, Karenina duduk di sebuah kafe bernuansa klasik. Bau hazelnut menguar di dalam kafe. Kursi dan kayu jati dengan cat cokelat tua mengkilat mencuri perhatian Karenina ditambah bau hazelnut, bau buku dan bau kayu menyatu menjadi kenikmatan tersendiri di indra penciuman Karenina. Lukisan-lukisan selebritas tahun 80-90an menghiasi dinding berwarna cokelat itu. Karenina memesan capuccino duduk sendirian di dekat jendela yang memberikan pemandangan indah tanaman hias. Kafe ini masih sepi baru buka tepat jam 10 pagi ini. pagi ini bebannya sebagai istri jaminan Evan terhadap Shopia lenyap. Tergantikan dengan beban perasaannya pada Evan dan Damian. Pada dua pria sekaligus yang baru disadari bahwa Karenina memang berada dalam dilema

