Evan sengaja meninggalkan ponselnya di rumah. Dia sedang menunggu kedatangan Alana di kantor. Dia ingin Karenina mendengar seorang wanita menelponnya dan ingin tahu reaksi Karenina pada saat Alana berpura-pura mencari dirinya. Dia mengetuk-ngetuk meja dengan penanya sembari membayangkan apa yang nanti dirasakan Karenina apakah sama seperti yang dirasakannya saat Damian menelpon Karenina dan yang menjawab adalah dirinya. Alana datang dengan ekspresi memberengut, kesal dan style kasualnya dengan kaos dan celana jeans dan jangan lupakan sepatu keds murahan yang membungkus kakinya. Dia masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu ruangan seolah dia sudah sering melakukan tindakan tidak sopan ini. “Aku datang,” katanya duduk dengan kaki menyilang di hadapan Evan.

