BAB 24

1241 Words

Alana mendapat telepon kalau dia didiskualifikasi dari lomba menulis cerpen dengan hadiah puluhan juta rupiah yang niatnya uang tersebut akan dijadikan modal usaha. Alasan dari cerpennya didiskualifikasi adalah karena kemiripan dengan cerpen seorang penulis tahun 2000-an. Alana merasa panitia tidak fair. “Apa ini ada kaitannya dengan penolakan kerja samanya dari Evan?” Alana menenggak jus terakhirnya. Dia hanya tak habis pikir kalau Evan menawarinya kerja sama sebagai kekasih pura-puranya. Cih! Apa-apaan pria itu?! Alana bukan tipikal wanita yang akan setuju begitu saja apalagi Evan sudah memiliki istri. “Kenapa pria itu memintaku untuk menjadi kekasih pura-puranya. Kenapa tidak wanita lain saja yang tentunya mau bahkan untuk tidur satu malam dengannya.” Ponselnya berdering. Nomor ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD