Reiji melamun mengingat sosok king the reaper ketika melawan Jack. Bibit penghancur seluruh alam semesta ada di depanku. Aku selaku iblis hitam yang diberi kepercayaan oleh Dewa Harimau putih, merasa terhormat. Tapi yang kulakukan kemarin hanya merendam kekuatannya sementara. Saat aku menyentuhnya, aku merasakannya. King, dia ingin bangkit. Dia ingin membunuh. Batinnya. "Ah, Reiji-kun," panggil Riichi, ikut bersandar pada pembatas lorong penghubung yang menghadap pada taman kecil. "Riichi-sama." "Alex saja. Sudah lama tidak ada yang memanggilku begitu." "A-alex, king sudah sadar." "Begitu ya.” Riichi menarik nafas berat. “Bagaimana?" "Ya, raja penghancur itu mencoba bangkit kembali. Tapi tenang saja, sudah ku tahan pergerakannya.” "Berapa lama bertahannya?" tanyanya. "Tidak akan la

