Osaka menghabiskan waktu luangnya di wilayah iblis dengan kembali melamun sambil memandang Hime Tsubaki (camelia) di depan sana. Matahari sudah berada di puncak posisinya, namun gadis itu tak merasakan panas. Yah, dia sudah tercebur dua kali di danau. Jelas dia membutuhkan kehangatan. "Aku ingin pulang. Aku rindu Ibu, Ayah dan Asa-chan,” gumamnya, memindahkan beban tubuh pada kedua tangan di belakang. Suasana yang lengang semakin membuatnya merasa kosong. "Kau mau menemui mereka?” Osaka memekik, seketika membalik posisi, mendapati Azuki sedang duduk bersila di belakangnya. “A-Azuki! Sejak kapan kau—" "Kau mau menemui mereka?" ulang laki-laki itu, netra biru gelapnya terlihat teduh bagi Osaka. Siswi itu menghela napas dengan kasar. “Pastinya. Tapi, aku terjebak di sini." "Kit

