Lanjutan Zayn POV. Tapi, tapi, bagaimana kalau kejadiannya seperti Latifa? Ia hamil dan meninggal saat melahirkan ? Kenapa ini baru datang dalam pikiranku? Kenapa sebelumnya tidak terpikirkan? Kenapa sekarang aku begitu takut kehilangannya? Apa karena rasa sayang itu baru terasa? Mungkin dulu hanya nafsuku saja, tapi kini aku benar-benar tak ingin dia pergi, apalagi selamanya. Dia tak boleh hamil sekarang. Zayn lelah memikirnya dan akhirnya ia tertidur sambil memeluk Astri. --**-- Keesokan harinya. Di meja makan saat itu hanya ada Ameera dan Zayn. Astri masih sibuk mengurus Thariq, dan Ziyad masih berada di tempat tidurnya. Bau harum seduhan kopi yang telah disiapkan Sari di hadapan Zayn dan Ameera, menenangkan suasana pagi itu. Zayn terlihat santai, ia berusaha melupakan pikiran

