Pernikahan

922 Words

Filia memejamkan matanya di depan kaca, kenapa hari ini aku begitu gugup?padahal biasanya biasa saja, aduh bagaimana ini? Filia sedikit cemas. "Hei, sampai kapan, kamu ingin memejamkan mata,Fil?" Sean tiba-tiba berdiri di belakangnya. Filia terkejut dan membuka mata. "Se, aku sangat gugup. Kakiku tidak berhenti bergetar aku harus bagaimana?" Filia akhirnya mengungkapkan perasaannya. "Okey, tarik nafas hembuskan! Lakukan beberapa kali!" Sean mencoba memberi saran. "Huhhh, hahhh, huhhh, haahhhh" Filia terus mengulanginya. "Sudah, sudah , cukup! Kenapa aku merasa kamu seperti orang yang akan melahirkan?" Sean mengangkat gaun panjang Filia. "Kamu tahu, ini lebih menegangkan dari pada bertemu editor killer." komentar Filia. "Jelas dong Fil, ini adalah peristiwa penting sekali seumur hid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD