Penantian Berakhir 2

1087 Words

Satu bulan kemudian .... Sean yang baru pergi ke dapur siang itu menjerit kesakitan. "Yul, sayang!"teriak Sean yang sudah mengeluarkan darah dari selangkangannya. Yul berlari dari kamar mandi,  "Ada apa sayang?" Yul begitu terkejut melihat Sean kesakitan di lantai. "Aww, sakit Yul, bawa aku ke Rumah sakit sekarang! Sepertinya sudah waktunya!" Sean mengerang kesakitan memegang tangan Yul. Yul segera menelpon ambuland dan mebawa istrinya itu kerumah sakit. "Sayang, sakit sekali! Aww sakit!" Sean terus menjerit di dalam ambuland dan mencengkeram lengan Yul sangat keras. "Aww, sayang! Aku kena kukumu!" Yul ikut kesakitan ketika kuku jari Sean mulai melukai kulitnya. Ambuland sampai di depan Rumah sakit dan mereka semua turun, mereka bergegas kerumah bersalin, Sean terus mengerang. "A

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD