"Apa sekarang kamu takut?" tanya Jeko intens memandang mata Filia. "Tidak ada yang perlu aku takuti." Filia memalingkan wajahnya. Tangan Jeko meraih dagu Filia lagi kemudian menariknya kembali untuk memandang wajahnya. Jeko mengambil handphonenya dan menunjukkan rekaman CCTV dari kamarnya. "Bisakah kamu menjelaskan hal ini Filia?" Jeko memperlihatkan kegiatan yang Filia lakukan saat Jeko sakit. Mata Filia terbelalak. Kenapa aku tidak berfikir di kamar itu ada CCTV? Gawat! sepertinya aku ketahuan. gumam Filia bingung harus berbuat apa? "E-e aku, itu ... " Filia tidak mampu menjelaskan lebih lanjut lagi. Matanya mulai berkeliling dan kebingungan. "Tatap mataku! Apa aku terlihat menakutkan bagimu? Apa salahku sampai kamu menamparku?Kamu satu-satunya wanita yang membuatku frustasi untu

