Bab 22: Jadwal Giliran

1081 Words

"Mas, apa Mbak Kartika dan Mbak Ratih gak akan mencari Mas?" tanya Harum. Saat ini mereka tengah berbaring berpelukan tanpa sehelai benang pun menghalangi kecuali selimut yang menutupi tubuh keduanya. Peluh di dahi Abi bahkan masih basah akibat kegiatan panas yang mereka lakukan barusan "Gak akan." "Tetep aja, bukannya Mas harusnya menginap di luar kota, bagaimana kalau mereka mengira Mas gak berlaku adil?" Abi terkekeh "Kamu terlalu mengkhawatirkan yang tidak perlu," ucap Abi dengan tenang. Tetap saja Harum merasa tak enak hati, meski Kartika terlihat sombong dan ketus padanya, mungkin saja karena perasaannya telah tersakiti oleh kehadiran Harum, lagi pula istri mana yang mau di madu, lagi dan lagi. "Aku hanya takut mereka menyalahkan aku." "Yang mau menikah lebih dulu itu aku, jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD