"Kamu ingin kuliah?" Tanya Abi, saat ini mereka berada di ruang kerja pria itu, ruangan yang di penuhi buku- buku, dan lagi- lagi membuatnya takjub, sepertinya Harum harus meluangkan waktu untuk menjelajahi setiap ruangan di rumah ini agar tidak lagi terkejut nanti. "Sayang?" melihat Harum melamun Abi kembali bertanya. "Eh ... Iya, kalau di pikir- pikir aku juga butuh kegiatan, di luar waktu untuk jadwalku, yang empat minggu lagi." Harum mencebik, kenapa dia masih kesal saja sih. Abi mengangkat alisnya "Kamu cemburu?" Harum mendongak "Apa? Cemburu? Ti- tidak, siapa bilang aku cemburu?" Abi terkekeh, "Ada alasan kenapa aku melakukannya dua minggu sekali, tapi Harum, sepertinya mulai sekarang aku akan melanggar aturanku." Harum mengeryit tak mengerti. Abi tersenyum, tanpa menjelaskan,

