"Ibu, lihat! Nanti Ken tidur di sini sama aku." Dengan antusias Keandra bicara pada ibunya yang masih berdiri membeku di depan pintu. Annisa sama sekali tidak menyangka bahwa pria itu benar-benar mempersiapkan semuanya. Bahkan tempat tidur dan lemari kecil yang sedang diisi dengan pakaian Kenzo kini sudah memenuhi kamar putrinya. "Makin runyam ini urusan. Habis ini apa lagi?" gumam wanita itu dengan tatapan tidak percaya tetapi pasrah karena tidak ada yang bisa ia lakukan sekarang. Annisa akhirnya memilih meninggalkan kamar putrinya lalu pergi ke dapur untuk mengambil air minum. Ia butuh menenangkan diri untuk sekarang. Ia membawa gelas yang telah diisi dengan air putih keluar dari dapur dan duduk di kursi makan. meneguknya hingga habis. "Astagfirullah ... kenapa semuanya jadi kacau g

