Barra melihat ke kursi belakang melalui spion dan seperti biasa, kedua anaknya tertidur saat perjalanan pulang. Sedangkan mobil sang istri dikendarai oleh salah satu pengawal. "Kayaknya laki-laki tadi suka sama kamu," ujar Barra tanpa menoleh pada wanita yang duduk di sampingnya. "Terus, Mas cemburu?" Annisa bertanya balik. "Masih perlu aku jawab pertanyaan kamu?" Barra membalas pertanyaan istrinya dengan pertanyaan lain. Annisa terkekeh. "'Kan yang penting bukan aku yang suka sama dia." "Jadi, bener? Dia suka sama kamu?" "Aku gak tau, Mas." "Kok kamu bisa gak tau?" "Lah memangnya aku harus tau? Masa aku harus tanya sama dia," sahut Annisa. Meski dulu pria itu memang pernah menyatakan rasa sukanya, tetapi itu sudah lama, ia rasa sekarang sudah tidak seperti dulu. Tentu saja hal it

