Chapter 88

1008 Words

Paginya Marvel langsung menceritakan semua kejadian semalam pada Jervan. Jervan yang tampak seperti tidak peduli itu diam-diam khawatir dengan keselamatan Leona. "Jadi ada yang sengaja melepas alat bantu nafas Ibunya Leona? Siapa? Bagaimana bisa ? Dan apa motif orang itu?" "Semalam saat Saya datang kerumah sakit, Saya tidak sengaja melihat Nyonya Leona berjalan sendirian di lorong rumah sakit. Saat saya mengikutinya, Nyonya Leona bilang ia sedang mengikuti seseorang yang berbaju serba hitam. Orang itu tadinya hendak masuk kedalam ruang inap Nyonya Carlona," "Maksud mu orang itu sengaja mengalihkan perhatian Leona agar dia bisa masuk kedalam kamar itu dan melepas alat bantu nafas Ibu nya Leona?" Marvel mengangguk "Apa perlu Saya mencari tahu siapa orang itu, Tuan?" "Hmm, Cari orang itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD