Chapter 86

1000 Words

Karena kejadian Joana mendorong Nyonya Carlona hingga membuat kepala wanita paruh baya itu terbentur vas bunga, membuat Nyonya Carlona langsung dilarikan kerumah sakit. Darah yang terus mengalir dari kepalanya membuat Leona sangat takut. "Ibu hiks ibu harus bertahan," "Maaf mohon tunggu diluar," Cegah suster saat Leona hendak ingin ikut masuk kedalam ruang UGD. Leona hanya bisa menangis saat Ibu nya dibawa masuk kedalam ruang UGD. Wanita itu sangat takut jika Ibu nya kenapa-napa. Oma yang kebetulan ikut mengantar kerumah sakit itu mencoba untuk menenangkan nya. "Oma hiks, Aku takut Ibu kenapa-napa hiks. Hanya ibu satu-satu nya yang Aku punya di dunia ini hiks," Oma menarik tubuh wanita itu kedalam pelukannya. Tidak jauh berbeda dengan Leona, Oma pun juga menangis. "Hiks kamu harus be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD