Chapter 15

1007 Words

Setelah mendapat kabar tentang adiknya yang diculik, marvel langsung berlari menuju rumah jervan. Pria itu benar-benar tidak perduli jika dirinya nanti akan terkena marahan karena sudah berani mengganggu jam istirahat bos nya itu. Didepan pintu rumah besar itu ada beberapa penjaga yang masih stay berjaga disana. Salah satu dari mereka menahan marvel saat hendak masuk begitu saja tanpa izin. "Maaf tuan marvel mau kenapa ?" "Aku ingin bertemu tuan jervan," jawab marvel berniat ingin melanjutkan langkahnya namun lagi lagi penjaga tadi menahanya. "Ini sudah malam tuan. Sebaiknya nanti pagi saja," "Tidak bisa! Aku harus bertemu dengan tuan jervan sekarang. Ini sangat penting," "Tapi tuan tetap tidak boleh masuk," "AKU BILANG INI SANGAT PENTING !! MENYINGKIRLAH ! AKU HARUS BERTEMU TUAN J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD