"Jadi apa rencanamu untuk menghancurkan Jervan?" Tanya Pradana pada Joana yang baru saja datang ke kantornya itu. Melihat dari raut wajahnya, Sepertinya Joana baru saja melakukan sebuah rencana yang membuat wanita itu tampak senang. Sangat jelas ketara dari wanita itu yang sejak tadi tidak bisa berhenti tersenyum. "Apapun rencanaku itu, Yang jelas Aku yakin kali ini Aku akan berhasil. Kita tunggu 2-3 bulan lagi maka jervan akan benar-benar menjadi milikku," "Yakin sekali Kamu," Sindir Pradana. Pria itu tidak pernah melihat Joana seyakin ini. Selama ini yang ia tahu, Apapun rencana Joana pasti wanita itu selalu gagal. Melihat bagaimana Pradana meremehkannya membuat Joana menyunggingkan senyum smirk nya. Pradana sama sekali tidak tahu apa yang sudah ia lakukan tapi sudah berani meremehka

