Tanpa memikirkan pandangan karyawan yang bekerja di kantor itu, Leona terus berjalan keluar kantor sambil menangis. Wanita itu tidak bisa menahan air matanya untuk tidak jatuh mengingat apa yang Jervan katakan padanya beberapa saat yang lalu. Rasanya sangat sakit ketika kebaikanmu dibalas dengan keburukan, Itulah yang saat ini Leona rasakan. Kebaikan yang ia lakukan untuk Jervan ternyata dianggap buruk oleh pria itu. Bagaimana bisa Jervan menuduhnya ingin merebut posisi pria itu sedangkan pada kenyataan Leona hanya ingin membantu nya saja. Karena tidak melihat jalan dengan benar, Leona tidak sengaja menabrak seseorang yang baru saja keluar dari lift. Seseorang yang ternyata adalah Marvel itu langsung terkejut saat mendapati wanita itu menangis. "Nyonya kenapa ? Kenapa nyonya menangis ?"

