Chapter 92

1058 Words

"Maaf Tuan, Tuan Pramana sedang tidak bisa di ganggu. Beliau sedang sangat sibuk," Ucap sektetaris Tuan Pramana pada Jervan yang datang ke kantor nya bersama Leona. Mendengar ucapan Sekretaris itu membuat Jervan berdecih sebal, Ia sudah menunggu hampir 20 menit dan dengan seenaknya wanita itu bilang Tuan Pramana tidak bisa ditemui ? Yang benar saja, Selama ini ia tidak pernah menunggu orang seperti ini. Apalagi ending nya benar-benar menyebalkan. "Tolong katakan padanya, Saya datang bersama istri saya Leona Anastasia Malvori," "Tapi Tuan.. "Katakan saja seperti itu!" Sentak Jervan membuat sekretaris tadi takut. Wanita itu akhirnya kembali masuk kedalam ruangan bos nya untuk menyampaikan pesan dari Jervan. Leona yang sejak tadi hanya diam sedikit terkejut mendengar Jervan menyebut nama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD