Chapter 66

1048 Words

Pada akhirnya Pradana harus rela mendekam di penjara untuk beberapa saat sampai pengacaranya selesai menyelesaikan masalah nya ini. Pria itu tidak henti-henti nya mengumpat dalam hati, saat dirinya seperti ini Bara malah menghilang begitu saja. Bukankah Bara juga ikut terlibat dalam pengeroyokan itu ? Harusnya dia juga ikut di penjara tapi hanya dirinya saja yang harus mendekam di penjara. "Saudara Pradana ? Ada yang ingin bertemu dengan Anda," Ucap salah seorang polisi yang membukakan pintu sel untuknya. Didalam sebuah ruang besuk, Pradana melihat pengacaranya datang. Pria itu mendudukan dirinya didepan sang pengacara "Bagaimana ? Kamu sudah menyelesaikan semuanya kan ? Aku sudah sangat muak tinggal disini," "Sudah Tuan, Semuanya sedang di proses sekarang. Kemarin Tuan Bara datang mene

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD