Setelah sadar, Oma tidak bisa berhenti menangis. Leona dan Nyonya Carlona yang berada disana sudah mencoba menenangkannya namun wanita tua itu masih enggan menghentikan tangisannya. Dia masih tidak menyangka Cucunya akan melakukan hal sekotor itu. Hingga beberapa saat kemudian, Jervan datang bersama Joana. "Mau apa kalian kesini? Pergi!" Teriak Oma begitu melihat Jervan datang bersama orang yang sangat ia benci. Bukannya pergi, Jervan malah melangkahkan kakinya menghampiri Oma. Pria itu hendak menyentuh tangan sang Oma namun Oma langsung menghempaskan tangannya "Pergi kamu dari sini! Oma benar-benar sangat kecewa padamu," "Oma, Percaya padaku. Aku sama sekali tidak melakukan hal itu," "Apa maksud kamu ? Kamu tidak mau mengakui apa yang sudah kamu lakukan ?" Sahut Joana sambil menghamp

