Daniel menghitung peluru lawan dan dengan pendengaran tajamnya, dia bisa tahu siapa saja yang baru saja kehabisan peluru dan ada di posisi mana mereka. Saat mereka berusaha untuk mengisi peluru di senjata api mereka, saat itulah Daniel melompat dan menembak dengan cepat. Dalam satu lompatan itu, Daniel berhasil menembak 4 orang lagi, tembakan-tembakan dari musuhnya tidak ada yang berhasil mengenai Daniel saking cepatnya gerakannya. Saat ini, Daniel telah berada di tempat yang dekat dengan seorang musuh yang tadi berusaha masuk ke kamar dan berhasil ditembak Daniel. Ada senjata api laras panjang di situ, Daniel segera mengambil senjata api laras panjang itu, menaruh dua senjata api genggamnya ke lantai dan mulai bersiap. Dua orang musuh berusaha melempar granat ke dalam kamar tetapi Da

