Lauren yang sebelumnya tidak melihat ke arah bawah kini mulai melihat ke arah bawah dan dia mulai histeris. "Aku takut, Jendral. Aku takut ketinggian." Lauren langsung memeluk Daniel erat-erat sambil berteriak-teriak histeris. "Tenanglah.Tenanglah, Lauren." "Aku takut ketinggian. Aku takut kita tidak akan selamat, Jendral." "Jangan khawatir, Lauren. Kan aku sudah bilang tadi kalau kamu berada di tangan seseorang yang ahli. Aku adalah ahli dalam soal terjun payung. Kamu serahkan semuanya padaku. Oke?" Tapi Lauren memeluk Daniel semakin erat. Dia terus menggeleng-gelengkan kepalanya dan menangis. Setelah memastikan kalau Lauren dalam keadaan terikat dengan baik, maka Daniel putuskan untuk tetap melompat ke arah bawah dengan membiarkan tubuh Lauren yang terus memeluknya. Tubuh Lauren d

