116 Beradu Nyawa

1035 Words

Kalau sebelumnya Satria Jedo ini hanya melakukan serangan tidak dengan sepenuh tenaga sehingga saat Pedang Sinar-nya mengenai tembok maka tembok hanya mengalami garis-garis yang tidak terlalu dalam maka sekarang semuanya berbeda. Setelah Satria Jedo itu mengerahkan tenaganya lebih kuat maka tembok-tembok di sekeliling yang terkena pedang Sinar itu bisa terbelah seperti kue yang di sabet oleh pisau roti Tembok yang begitu kokoh itu, terbelah saat merasakan sabetan Pedang Sinar, hingga sepertinya tembok itu tembok itu seakan terbuat dari bahan yang sangat lembek sehingga bisa menghasilkan lubang saat disabet oleh pedang Sinar di tangan Satria Jedo itu. Sekarang ini, Jenderal Besar Raven semakin menyadari kekuatan pedang Sinar di tangan musuhnya ini. Walaupun selama ini Jenderal Besar Rav

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD